Promo

Melati Siap Menjadi Jembatan HAKI untuk UMKM Babel

Rabu, 23 April 2025 00:10 WIB | 1.114 kali
Melati Siap Menjadi Jembatan HAKI untuk UMKM Babel

Anggota DPR RI Komisi XIII dari Fraksi Gerindra, dari daerah pemilihan (Dapil) Bangka Belitung (Babel) melaksanakan kegiatan serap aspirasi masyarakat di Rosman Djohan Institute bersama para pelaku UMKM dan pegiat entertain serta ekonomi kreatif di Bangka Belitung.


Melati SH mengemukakan kesiapannya jika ada pelaku UMKM di Babel yang ingin mendaftarkan HAKI atau hak intelektual produknya ke kementerian.

 - Melati SH, menggelar serap aspirasi masyarakat di Rosman Djohan Institute (RDI) hari Senin, tanggal 22 April 2025, yang dihadiri para pelaku UMKM dan penggiat entertain serta pelaku ekonomi kreatif di Bangka Belitung.

Kegiatan tersebut berjalan santai. Tanya jawab tersaji. Beberapa informasipun tersampaikan. Ada yang langsung dijawab oleh Melati, namun ada juga yang menjadi catatan untuk ia bawa ke fraksi.

Nah, di kegiatan serap aspirasi masyarakat itu, Melati meminta agar para pelaku UMKM maupun penggiat entertain untuk jangan berhenti bergerak walau kondisi ekonomi di Bangka Belitung belum menggembirakan.

"Ekonomi kreatif ayo proaktif, ekonomi kerakyatan juga. Jadikan pertemuan kita hari ini berarti besar," harap Melati.

Di pertemuan itu Melati membuka diskusi dengan menggambarkan kondisi perekonomian saat ini. Dia mengungkapkan hingga hari ini kondisi ekonomi menurut BPS, pertumbuhan ekonomi di Babel belum di angka 1%.

"Data ini di tahun 2024 dan ini sangat sangat, sangat, sangat kecil se-Sumatra. Jadi kita harus, apa namanya? Bagaimana kita bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi dua (persen)?," katanya.


Klik juga artikel  di bawah ini:


Ekonomi Belum Membaik


Bahwa hari ini, kata dia, kondisi Babel kita sudah sama-sama ketahui, dari 2024 sudah saling mengingatkan bahwa hari ini, kita dalam kondisi yang prihatin. Daya beli masyarakat yang menurun drastis dan itu memberikan dampak kepada masyarakat secara luas, termasuklah UMKM.

"Uh, omset yang tidak bergeser walaupun ada kurang-lebih dikit, ya, mungkin nanti kita bisa berbagi cerita di sini. Kondisi ekonomi Babel ini, sektor yang menopang adalah pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif. Ini pernah menyelamatkan kita saat masa pandemi," urai Melati.

Nah, untuk terus membantu para pelaku UMKM bisa bersaing ke tingkat yang lebih tinggi, sekaligus pula untuk memberikan ruang berkembangnya ekonomi, baik produk maupun ekonomi kreatif, Melati mendorong para pelaku untuk upgrade hak intelektual produk mereka. Agar terlindungi secara hukum, untuk antisipasi jika-jika produk mereka meledak di pasaran.

Dia mengatakan, jika kita bicara tentang ekonomi kreatif, bukan hanya bicara tentang kuliner, bukan hanya bicara tentang minuman makanan, tapi juga bicara pelaku ekonomi kreatif dalam seni pertunjukan.

Makanya, Melati mengajak sekaligus mendorong, agar pelaku ekonomi mendaftarkan hak cipta, HAKI, ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum di Babel, karena kebetulan kata Melati, kantor wilayah tersebut menjadi mitranya di Komisi XIII DPR RI. HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual), adalah hak eksklusif yang diberikan oleh hukum kepada seseorang atau kelompok orang atas hasil karya intelektualnya, seperti ciptaan, penemuan, merek, dan desain industri. Hak ini bertujuan untuk melindungi karya intelektual tersebut dan memberikan pengakuan serta penghargaan kepada pemiliknya. 

"Artinya saya harus mendorong teman-teman yang punya produk termasuk karya itu, daftarkan karyanya agar mendapatkan paten sekaligus merek. Ini usaha kita untuk menjaga produk kita aman di pasaran. Yok, kita gerak," ajaknya.

Melati sendiri memang dikenal aktif mendorong pengembangan UMKM di Babel. Khususnya melalui berbagai program dan kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM. Ia juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Prov. Kepulauan Bangka Belitung.

Melati memberikan pendampingan dan pembinaan kepada pelaku UMKM Babel, termasuk memberikan saran dan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Ia juga berupaya untuk mempromosikan produk UMKM Babel, baik di tingkat nasional maupun internasional. 

Penulis: Putra Mahendra




Baca Juga